Emang jaman sudah makin Edan saja, ada saja hal yang di bikin jadi alasan demi mendapatkan sesuatu untuk kepentingan pribadinya.
Misalnya kisah yang di alami Ko Fiqi dalam menghadapi oknum petugas yang mendatanginya…
Pada suatu hari datanglah petugas dari dinas kesehatan untuk memeriksa sapi sapi yang ada disebuah peternakan milik Ko Fiqi. yang notabene seorang pengusaha yang berasal dari etnis china
Maka bertanyalah petugas itu kepada Ko Fiqi, sang pengusaha peternakan,
“Tolong dijelaskan sapi-sapi ini dikasih makan apa saja, Ko ?”
Ko Fiqi menjawab,
“You tahulah… sapi-sapi ini setiap hali owe kasih sisa-sisa makanan
sajalah…”.
“Wah , engga boleh donk. Mana sehat ?!?”, gertak petugas.
Ko Fiqi mulai kesal dan tahu maksud si petugas ini,
“Okelah nanti owe pebaiki. sekalang ini cepek-ban buat you beli loko.”.
Sang Petugas senang karena dapat seratus ribu dari Ko Fiqi. Lalu meninggalkan Ko Fiqi yang merungut kesal
Sebulan kemudian datang lagi petugas yang sama dengan pertanyaan yang sama pula.
Ko Fiqi kali ini menjawab “You tak pelu takut lah…sapi-sapi sudah owe kasih makan sedap-sedap setiap hari…”
“Wah gimana sich…rakyat Indonesia masih banyak yang kelaparan koq sapi-sapi malah dikasih makan yang enak-enak, yang benar saja !!!”, bentak petugas dengan muka garang.
Ko Fiqi ndak berani melawan, percuma…pikirnya, dan sekali lagi selembar uang pecahan seratus ribu bergambar Soekarno dan Hatta itu pindah ke kantong petugas.
Sialan, kata Ko Fiqi dalam hati setelah Petugas itu pergi.
Sebulan berikutnya datang lagi si petugas yang masih juga sama
“Sekarang saya musti periksa dengan seteliti-telitinya, sapi-sapi ini sekarang dikasih makan apa saja?” kata Petugas itu mulai melancarkan aksinya sambil membayangkan seratus ribu yang bakal jadi miliknya
Dengan tegas dan nada keras Ko Fiqi menjawab:
“Owe pusing la, dikasih makan ini salah, dikasih makan itu salah….
……karenanya mulai bulan kemaren Owe kasih setiap sapi GOCENG-GOCENG
suruh cari makan sendiri-sendiri diluar.”
Petugas langsung ngeloyor sambil terbengong bengong mendengar jawaban dari Ko Fiqi













